“Puisi-puisi di Twitter

@Chalinop: Mimpi-mimpi marah. Mereka terbengkalai. Sekarang, mereka menuntut dihidupkan, sekaligus diberi nyawa !!” #puisimalam – 23 Nov’2012 – From @nulisbuku

@pina_khio @nulisbuku sedetik lagi aku padamu,sesuap lagi menelan mimpi tentangmu,sekali lagi menggumakan mu..ah,aku kalah #puisimalam
@pina_khio @nulisbuku sekotak mimpi berbalut peluh kuterima dari negeri jauh,ternyata benar mengabarkan kau jenuh.. Aduh! #puisimalam

@fallenvioletz: aku bermimpi hingga beruban, taktakala umurku semakin siang, semakin terang, dan raga dilumat zaman.”#puisimalam – 23 Nov 2012

@iconessia: Gadis selatan Tugu. Kembali lagi aku pada ingatan lalu. Gadis pemimpi yang terasing oleh pikiran yang terbelenggu.”#puisimalam – 23 Nov 2012-From @nulisbuku

@Chalinop “Kamu tahu ketika lelaki sakit hatinya? Dia luka parah,tp dia berusaha menghapusnya. dan suatu saat dia teringat, dia hny menarik nafas dalam”

@Chalinop “Hari ini harinya hujan, bukan hariku. Aku mengalah krn tak mampu menghentikan lebatnya. aku pun tertidur pulas, sengaja menghindari harinya.”

“Hujan kali ini datang lebih lebat. dinginnya amat menganggu.di antara deras, ada yg saling berteriak, dan diakhiri rasa lemas krn lelah.”

@agus_noor “kehilangan, tak lebih sedih dari mencintaimu. dan melupakanmu hanyalah caraku menipu rasa sakit.” – 22 Nov 2012
@agus_noor “Simak baik-baik saat pacarmu mengupas mangga. Dan perhatikan: apa yang berkilatan dalam matanya!”
@agus_noor “Ada yg tak akan pernah mampu disembunyikan kata-kata, sepintar apa pun kaumencoba mengelabuinya.” (Alismu, Alice..)#bukupuisiciuman

“Sebab doa itu selimut, pelukan paling hangat dari tubuh yang jauh. “~@anginlalu_ – 20 Nov 2012

“Jika kau sudah tidak merasa lagi itu bukan tempatmu. Pulanglah atau hijrahlah.”

“Bila sajak ini harapan, hendaklah ia melimpahi hidupmu dengan kebaikan, dan menjauhkanmu dari kedukaan.” @agus_noor – 18 Nov 2012

@Chalinop “Rabahlah kulitku, Pandangilah wajah tirusku ini, sentuhlah tubuh yg kian mneyusut ini, disitulah takaran-takaran kesedihan2ku.”

@gunawanmaryanto “masih terdengar suara kendaraan di kejauhan. ya, kota ini tak pernah mati, seperti cinta yang kini coba kubaringkan di sebuah taman.”
@gunawanmaryanto “tidur, cintaku, tidur. sebab kau tak pernah bisa tidur. biar malam menghayati tubuhmu sebentar”
@gunawanmaryanto “Tak perlu bedak di buritan ini. Angin keras menampar-nampar wajahmu. Bergoyanglah saja. Menerima cinta yang sekadarnya.”
@fajar_arcana “Kau tahu Sari, jalan itu tak ada yg lurus. Lekuk-tikungan sbgmana tubuh, dimana kepala tangan kaki, jd penentu kemana arah tertuju.”
@hurufkecil  “kau perjalananku yang penuh kejutan dan tak pernah sampai.”
Note:  masih banyak lagi puisi2 di Twitter yang akan dimasukan di page ini..

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s