Zenfone 2 Laser Mengajak Saya Fokus

Kegairahan bekerja dan bermain semakin  tumbuh setelah Asus meluncurkan produk Zenfone terbaru sebanyak 18 model seri. Yang menjadi perhatian tentunya fitur-fitur Zenfone dengan kecanggihan teknologi baru. Dari sekian produk Zenfone yang diluncurkan, saya jatuh hati pada Zenfone 2 Laser. Hal pertama yang membuat saya fokus -biasanya susah fokus saat mendengarkan orang bicara – ketika angka 0.03 detik terbang indah di udara. Otak saya langsung segar dan terjaga mengikuti rahasia di balik  angka 0.03.

 

0.03 adalah kemampuan durasi detik menangkap gambar dari jarak dekat maupun jarak jauh secara fokus dan tepat. 0.03 detik merupakan salah satu kelebihan feature Zenfone 2 laser yang disebut Laser Auto Focus. Di kepala saya terbayang kemudahan yang bakal saya dapat ketika memotret.

Saya seorang blogger yang harus bisa menangkap “Decieve Moment” dan juga senang memotret candid, wefie dengan teman dan orang terkenal, pemandangan, makanan, dan pertunjukan atau pameran seni dan budaya. Apalagi saat selfie/wefie dengan para tokoh/selebritis/seniman, saya harus melakukan dengan cepat dan tidak blur hasil fotonya. Sebelum menjadi blogger pun, saya sudah sejak SMA menyukai kegiatan fotografi.

 

Wefie with Famous People by Sari Novita

Gegara 0.03 detik ini, otak dan pikiran saya masih terus fokus, hingga tak satu pun luput dari tangkapan saya mengenai Laser Auto Focus. Kecepatan 0,03 detik ini, dilengkapi wide angle sebesar 85° yang berarti saat mengambil gambar saya tidak perlu risau seandainya ada orang atau objek yang tidak masuk ke layar kamera. Lihat gambar wefie saya di atas. Terlihat sempit, kan? Hasil gambar hanya bisa mencakup sekedarnya. Nah, coba lihat gambar di bawah ini – yang saya ambil menggunakan Zenfone 2 Laser saat acara peluncuran.

 

Zenfone 2 Laser -wide angle-Sari Novita

Perhatikan foto ini, lanskapnya terlihat lebar, kan? Suasana, cahaya, orang-orang yang ada, masuk semua. Warnanya pun sangat terang dan natural, ini yang penting. Sayang, saat itu tangan saya sedikit bergetar. Kalau buat foto makanan, membutuhkan gambar senatural mungkin. Begitu juga terhadap panorama, hasil foto akan sangat lebih baik bila memilik ketajaman dan warna yang alami, juga cahaya yang tidak berlebihan.

Tapi untuk  malam hari, Zenfone 2 Laser mampu memberikan cahaya 4 kali lipat dengan menggunakan Night Mode. Saya juga suka memainkan Shutter Speed yang ternyata ada di Zenfone 2 Laser. Saya memang lebih menyukai Manual Mode dibanding auto atau filter untuk memotret. Kurang ada seninya saja kalau mengunakan Auto Mode.

Zenfone 2 Laser by Sari Novita

Fitur lain yang bikin saya makin fokus ialah Audio atau suara. Terus terang saya termasuk orang yang aneh karena suka merekam suara-suara keramaian dan bunyi-bunyi spesifik. Tapi saya sering tidak puas karena hasil suara tidak jelas atau tidak terang seperti suara asli. Untuk wawancara pun, hasilnya terdengar kabur, walau sudah diatur volume maksimal.

Zenfone 2 Laser terpasang Audio Wizard 2.0 yang ternyata bisa menghasilkan suara-suara sesuai dengan suara aslinya dengan jernih. Ini sudah saya coba. Saya makin fokus mencari jalan untuk mendapatkan Zenfone 2 model ini. Yang bikin tambah jatuh hati, terdapat NoiseZero Talk yang fungsinya menyaring suara-suara yang tidak diinginkan. Otomatis hasil suara lebih jernih dibanding smartphone yang saya gunakan. Selain memotret, pasti juga bakal kece hasilnya untuk membuat video.

Bikin jadi fokus kan untuk kerja sekaligus bermain. Main? Iya dunk, hidup tidak hanya bekerja dan menghitung angka, tapi eksplorasi juga perlu dijalankan. Dengan eksplorasi berarti mencoba sesuatu baru atau sesuatu yang belum pernah dilakukan dan belum bisa melakukannya. Bahkan, eksplorasi bisa menambah wawasan dan pengalaman. Dan hal ini bisa dilakukan dengan bermain kreativitas. Selain itu, memotret hal yang menarik dan mencoba fitur terbaru membuat pikiran berkembang dan munculnya ide-ide baru.

Layar Zenfone 2 Laser dilapisi Glove Touch. Fungsinya dapat menyentuh layar smartphone meskipun menggunakan sarung tangan yang tebal. Layar juga didukung oleh Gorilla Glass 4, jadi jangan khawatir bila smartphone jatuh, malah terbentur benda keras dan tajam. Saat peluncuran Zenfone 2 ditampilkan demo orang yang sedang memotong sayuran, daging di atas Zenfone 2 Laser. Tenanglah buat kerja di lapangan dengan kondisi alam dan situasi yang berat dan yang tidak diperkirakan sebelumnya.

Zenfone 2 Laser mempunyai memori 4GB. Hmm, pas sekali dengan kegiatan saya yang membutuhkan kecepatan dan menghimpun data yang banyak. Fitur lainnya masih banyak, tapi saya tidak ulas di sini, karena pembaca bisa melihat langsung dari Website Asus. Fitur-fitur di atas merupakan fitur-fitur yang sangat berguna, bermanfaat dan memudahkan pekerjaan dan kegiatan bermain saya. Plus tanpa lupa melakukan Wefie atau Selfie.

Wefie with Friends by Sari Novita

Semoga masa depan baik hati dengan saya, sehingga hasil foto Wefie tidak terlihat lagi seperti foto di atas yang sempit dan terbatas. Laser Auto Focus tidak berbeda dengan pikiran yang harus otomatis fokus saat bekerja dan bermain.

Sumber foto:

  • Gambar Paling di atas diambil dari Website Asus
  • Foto lainnya dokumentasi Sari Novita

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s