Belajar Bisnis Furniture dari Manampin Girsang

Sampul Buku Meubelpreneur
Sampul Buku Meubelpreneur

Pernah mendengar, melihat, atau membaca kisah seorang pria menjajakan bikini wanita di sebuah pantai terkenal di Bali? Saat itu, dia hanya satu-satunya penjual pakaian bikini perempuan, dan satu-satunya pria yang tidak punya malu menawarkan dagangannya itu kepada turis-turis wanita asing di Pantai Kuta, Bali. Pria itu juga bangga mengaku bahwa dagangannya itu laku keras. Dengan berpakaian baju gombrong berwarna krem dan celana pendek bermotif bunga, dia sengaja berseliweran di depan wanita-wanita bule yang sedang berjemur di Pantai Kuta. Pengalamannya ini tidak akan pernah dilupakannya, malah dia ‘bongkar’ di sebuah buku perjalanannya.

Buku berjudul “Meubelpreneur” dengan tagline “Belajar Bisnis Kayu dari Jatuh Bangun dan Kesuksesan Pelaku Bisnis Langsung“, cukup menarik dibaca. Tidak seperti buku lainnya mengenai kesuksesan atau motivasi yang banyak membosankan, itu-itu saja, dan tidak menarik. Buku terkait bisnis kayu pun sepertinya masih jarang beredar di pasaran. Manampin Girsang, penulis sekaligus pengusaha furniture membeberkan kisah perjalanannya dari awal mulai berbisnis sampai berada di titik yang tidak pernah disangka-sangka sebelumnya. Satu hal lagi, di buku ini, pembaca akan mendapatkan banyak informasi tips dan trik menjalankan usaha bisnis kayu seperti pengalaman yang pernah dilalui oleh Manampin Girsang atau kerap dipanggil Pipin.

Berawal dari bisnis bikini bersama sahabatnya, Giovanni yang berasal dari Milan, sampai bisnis mebel yang sangat menguntungkan, Pipin tidak pelit membagi ilmu dan pengalaman tipu daya yang dialaminya. Celotehan Pipin di bukunya ini penuh guyon – ketika masih lugu dan kena tipu oleh bermacam wajah para agen dan pembeli. Dia juga menceritakan pengalaman teman-temannya yang mengalami kerugian, termasuk dirinya. Pengalamannya dan teman-temannya itu dibagikan dengan niat agar pembaca mengetahui seluk-beluk dunia bisnis mebel, dan tahu harus bagaimana melangkah selanjutnya.

Bagi Pipin, Passion itu penting. Dalam bidang apa pun, ketika kita mengawali sesuatu, passion merupakan hal pertama yang harus dimiliki setap orang. Passion itu adalah awal sebuah cinta yang tanpa sengaja atau secara refleks, kita akan terus menyiram, membangun, menjaga, dan mengembangkannya. “Ibarat seorang pria mencintai kekasihnya, dan siap menerima apa pun kekurangannya,” seperti itulah Pipin menganggap makna dari sebuah kata “passion“. Pipin jatuh cinta kepada seni sejak lama, dan dia sangat senang berjualan. Selain passion, fokus juga merupakan dasar utama yang harus dimiliki.

Saya sukses membangun bisnis bukan karena saya mengetahui rahasia memasarkan mebel, namun karena begitu mencintai dunia ‘tukang menukang kayu’” – Kutipan Manampin Girsang. Pipin memang benar. Sekarang pertanyaannya, “siapa yang bisa mengalahkan passion?” Berjalan dari titik nol (awal) pun, pasti tidak akan pernah ditolaknya, demi sebuah passion. Dan Fokus merupakan teman dari passion.

Tidak hanya dua hal itu saja yang dibagi oleh Pipin. Buku ini terdiri dari 11 bab mengenai dunia usaha mebel. Ditampilkan secara apik, tidak bertele-tele, menarik, dan terpenting;bermanfaat bagi orang banyak. Pembaca yang tidak punya minat di bidang mebel atau wiraswasta pun, saya jamin, akan senang membacanya. Satu yang membuat saya kagum terhadap seorang Pipin, dia selalu mengambil gajinya di perusahaannya sendiri dengan hanya mengambil komisi dari penjualan yang dilakukannya. Hal ini perlu kedisplinan tinggi terhadap diri sendiri. Anehnya lagi, Pipin tidak pernah mengaku sebagai pemilik perusahaan terhadap klien-kliennya. Karena itu adalah Trik! Trik menjalankan sebuah perusahaan.

Buku ini ditulis oleh Manampin Girsang bersama co-writer Hendra Sipayung. Saat membaca belakang halaman buku ini saya tekejut menemukan nama dan fotonya. Dan saya tahu betul Hendra yang rajin ke toko buku untuk melihat buku-buku non fiksi disajikan secara menarik dan laris manis. Menurut saya, Hendra berhasil menumpahkan pengalaman “travelling” buku di toko buku ke dalam buku “Meubel preneur” ini. “Good job, Hendra Sipayung!”.

Pembaca mungkin belum mengenal Manampin Girsang yang telah memasok mebel antik berbagai hotel dan villa mewah, bahkan perusahaan asing terkenal di dunia. Cayman Island, Fiji, Bahma, Mauritius, Italia, Inggris, Afrika, Amerika, merupakan negara langganan perusahaan mebel milik Pipin  – setiap bulannya mengirim 6 sampai 8 kontainer berukuran 40 kaki dan nilainya USD 20.000-USD 25.000. Bagi saya buku ini juga termasuk buku inspiratif, perjalanan dan pandangan-pandangan bisnis dan hidupnya, perlu ditiru. Pembaca akan merasa dekat dengan sosok Pipin dan kisahnya ini.

Pemahaman yang tepat, Langkah awal memulai usaha, Mengenal bahan baku kayu, Bagaimana saya membangun situs, Mengenal buyer, Teknik negoisasi, Memenuhi pesanan pelanggan, Pengiriman barang, Membangun cash flow yang sehat, Key faktor dan mimpi saya, adalah judul-judul di tiap bab yang dituliskan sungguh tidak membosankan, malah simple tapi sangat menarik.

* Judul Buku           : Meubelpreneur

* Ditulis oleh            : Manampin Girsang dan Hendra Sipayung

* Editor                    : Adinto F. Susanto

* Design cover         : wesfixity@gmail.com

* Lay out                  : wesfixity@gmail.com

* Penerbit                 : Grasindo

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s